Aku tahu saat ini aku berdiri ditempat lain, yang sebelumnya mengekangku dan membuatku merasa bukan jadi diriku yang sebenarnya, namun ini setimpal dengan apa yang kudapatkan dan apa saja yang ingin kulakukan semauku, balas dendam dari pengekanganku, ya setimpal.
Waktu yang membuatku harus menentukan pilihan, meskipun aku masih merasa kuat untuk tetap bertahan, kuputuskan untuk keluar melalui pintu yang seseorang buka, dan kutemukan dunia lain, dimana aku bisa merasa kebebasan, aku bisa menghela nafas lega, dan aku bisa menjadi diriku sendiri. Dan akupun harus tahu, tak akan ada jalan yang lurus, diantara semua pilihan akan sama-sama menemukan tikungan dan berkerikil, itulah yang dinamakan hidup.
Aku bebas... aku merasakan bebas... seperti menari dalam hujan dan tak pernah sedikitpun takut basah, seperti berteriak dan tertawa bebas dalam alam luas, dan seperti terbang dan tak pernah terjatuh.
Namun dalam bebasku ini pun ternyata kusadari ada sedikit batas, aku tahu, tak ada yang sempurna karena hidup juga masih sama ceritanya dengan perjuangan.
Banyak cerita dalam hari-hari yang berwarna-warni, semuanya begitu cepat. Ada banyak perubahan, yang kusadari dan tak kusadari, dan aku telah benar-benar ada di suasana yang sangat lain, disamping duniaku yang berubah, ada kasih sayang dan ada kekecewaan, aku rasakan bersamaan. Saat itupun aku merasa telah meninggalkan semuanya, termasuk hatiku yang selama ini ku kekang. Dan aku baru menemukan apa artinya merasa jadi diri sendiri jauh dari paksaan, dan apa artinya kecewa.
Saat aku terhempas, aku sadar, terlalu jauh aku berjalan mengikuti waktu dalam misteri hidup, tersirat dalam pikirku "aku ingin kembali...seperti memutar waktu dengan arah jarum jam terbalik, aku ingin kembali.. seperti saat aku yang sebelumnya, kenapa? ternyata aku mengerti sesuatu...
Namun inilah waktu, inilah Tuhan yang mengatur, dan inilah takdir. Manusia hanya bisa mengikuti script Tuhan, karena Tuhan yang Maha Kuasa yang berhak atas Hambanya. Dari salah kita belajar, dari kecewa mendewasakan kita, dari kehilangan kita belajar ikhlas.
Rasa rindu akan kenangan indah pasti ada, saat kita kembali kita merasa sangat bahagia seperti saat kita ada dimasa sebelumnya bersama suasana yang tak pernah berubah dan melupakan kita yang ada di saat yang sekarang. Namun hidup berjalan seiring dengan waktu, tak pernah berlawanan arah, berdirilah dan siap melangkah!
Namun inilah waktu, inilah Tuhan yang mengatur, dan inilah takdir. Manusia hanya bisa mengikuti script Tuhan, karena Tuhan yang Maha Kuasa yang berhak atas Hambanya. Dari salah kita belajar, dari kecewa mendewasakan kita, dari kehilangan kita belajar ikhlas.
Rasa rindu akan kenangan indah pasti ada, saat kita kembali kita merasa sangat bahagia seperti saat kita ada dimasa sebelumnya bersama suasana yang tak pernah berubah dan melupakan kita yang ada di saat yang sekarang. Namun hidup berjalan seiring dengan waktu, tak pernah berlawanan arah, berdirilah dan siap melangkah!
